Navigation Menu
STT Jakarta

STT Jakarta

Mengenai STT Jakarta

Sekolah Tinggi Teologi Jakarta adalah sekolah tinggi teologi ekumenis tertua di Indonesia dengan tradisi pembelajaran yang kuat, spiritualitas yang transformatif dan komunitas yang kreatif. Dengan panggilan ini, maka: (1) STT Jakarta mendidik dan menyiapkan para pelayan gereja dengan tingkat ilmu teologi yang memadai, (2) STT Jakarta adalah pusat pembinaan teologi. Karena itu, dalam usianya yang ke-80 tahun, STT Jakarta terus berupaya keras untuk mengembangkan pendidikan, penelitian, dan pengembangan ilmu teologi dan ilmu-ilmu lain yang terkait, agar dapat terus berdiri di barisan depan pendidikan teologi di Indonesia. Pectus Facit Theologum: hatilah yang membentuk seorang teolog.

 

Visi STT Jakarta

Menjadi:

  1. Lembaga pembelajaran dan pengembangan teologi yang berorientasi pada pergumulan konteks Kristiani di Indonesia dan berwawasan ekumenis.
  2. Lembaga pembelajaran calon pemimpin yang melayani, memiliki kedewasaan spiritual, wawasan teologis yang luas dan kemampuan profesional serta menyadari dan memahami panggilannya di tengah gereja dan masyarakat Indonesia dan dunia yang majemuk.

 

Misi STT Jakarta
Menyelenggarakan pendidikan teologi yang berkualitas dan relevan dengan situasi dan kebutuhan gereja dan masyarakat di Indonesia.

STT Jakarta tidak membuat perbedaan atas dasar jenis kelamin, suku, keturunan, kebangsaan, denominasi gereja, pandangan teologi, pandangan ideologi atau politik maupun keadaan fisik. Tugas Pokok STT Jakarta adalah menyelenggarakan pendidikan akademik dan/atau profesional di bidang teologi maupun di bidang ilmu pengetahuan dan/atau seni yang berhubungan dengan teologi.

 

Untuk menyelenggarakan tugas pokok tersebut STT Jakarta mempunyai fungsi:

  1. Melaksanakan dan mengembangkan pendidikan tinggi;
  2. Melaksanakan penelitian dalam rangka pengembangan ilmu pengetahuan teknologi dan/atau seni;
  3. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat;
  4. Melaksanakan pembinaan civitas akademika dan hubungan dengan lingkungan;
  5. Mendidik dan mempersiapkan calon-calon teolog untuk menjadi pelayan dan pemimpin di tengah-tengah gereja dan masyarakat Indonesia.