Navigation Menu
PPK Tabitha

PPK Tabitha

Jakarta Pusat, DKI Jakarta

  • Author: Binsar Pakpahan
  • Date Posted: Wednesday, November 11, 2015
  • Category:
  • Address: Jalan Garuda 82 G-H, Kemayoran, Jakarta Pusat 10620

Sesuai namanya, PPK (Perkumpulan Penghiburan Kedukaan) Tabitha merupakan sebuah lembaga milik Gereja Kristen Indonesia yang bergerak di bidang kedukaan. Kegiatan sehari-hari mereka jelas sangat berhubungan dengan masalah kedukaan. Pada awalnya lembaga ini dibuat untuk membantu orang-orang yang miskin. Pendiri lembaga ini ialah Pak Liman, dialah yang mengusulkan bahwa betapa perlunya gereja-gereja membantu jemaat miskin dalam hal kedukaan.

Nama Tabitha yang Bahasa Yunaninya ialah Dorkas dipilih karena Tabitha adalah seorang anak perempuan yang banyak sekali berbuat baik dan memberi sedekah. Maka, harapan para pendiri PPK Tabitha adalah agar PPK Tabitha dapat melakukan pelayanan bagi jemaat-jemaat miskin yang berduka di seluruh gereja di DKI Jakarta. Motonya PPK Tabitha ialah “Sobat Di Kala Duka”.

Saat ini, ketua umum pengurus PPK Tabitha ialah Bapak Tan Tiong Gie, sedangkan wakil ketua PPK Tabitha ialah Bapak Imanuel Kristo. Di bawah mereka, terdapat jajaran pengurus yang bertugas untuk mengawasi PPK Tabitha, di bawah para pengurus, ada yang bertugas di kantor pusat sebagai manager, dan kebetulan salah satu Manager di PPK Tabitha yaitu Bapak Edwin Andries Lasut, Manager Operasional PPK Tabitha harus berpulang ke rumah Bapa di Sorga pada tanggal 19 Juni 2015. Di bawah manager ada juga karyawan yang bertugas di kantor pusat sebagai front office, kasir, dan lain-lain. Selain itu ada juga karyawan yang terdapat di Gudang 1 dan Gudang 2 serta para petugas lapangan.

Kegiatan mereka mulai dari orang-orang di gudang 2 yaitu di Pamulang yang mempernis peti-peti kemudian diantarkan ke gudang 1 yang berada di Jalan Hemat . Kemudian dilanjutkan dengan koordinasi keluarga yang berduka kepada pihak PPK Tabitha ketika mereka menginginkan pelayanan dari PPK Tabitha. Setelah itu sales berhubungan dengan keluarga yang sedang mengalami kedukaan, sales memberitahukan kepada keluarga mengenai paket-paket pelayanan yang ada di Tabitha,  setelah kedua belah pihak sepakat, lalu sales mengabarkan kepala piket yang berada di gudang 1 untuk mengantarkan peti ke rumah duka atau tempat persemayaman yang sudah dipilih oleh keluarga tersebut.

Kemudian para kru mengantarkan peti yang berasal dari gudang di Jl. Hemat ke rumah duka atau rumah orang yang berduka tersebut sembari mengingatkan surat-surat yang harus dilengkapi untuk prosesi pemakaman/kremasi, dan untuk pembuatan akta kematian, mereka juga biasanya didampingi oleh pemandu, tugas pemandu ialah mendampingi keluarga yang berduka tersebut dari awal pengantaran peti sampai pemakaman/kremasi, mereka diwajibkan untuk mengikuti seluruh kegiatan ibadah yang berlangsung di sana, mengingatkan kembali segala jenis surat yang harus dilengkapi.

Biasanya pemandu mengikuti ibadah penghiburan, tutup peti, malam kembang, serta ibadah pelepasan. Pada saat menuju ke pemakaman, pemandu mengatur mobil-mobil, mengambil karcis parkir untuk digabung kemudian dibayar oleh keluarga sehingga mereka dapat mengikuti iring-iringan dan tidak tertinggal. Bila keluarga menginginkan prosesi kremasi, maka setelah selesai acara kremasi pemandu akan mengantarkan keluaga untuk mengurus administrasi di kantor krematorium. Namun bila keluarga menginginkan acara pemakaman, maka ada petugas dari PPK Tabitha yang mengurus tanah makam, serta mengurus segala jenis surat yang harus diserahkan ke kantor TPU tersebut.

Setelah selesai acara kremasi/pemakaman, maka petugas PPK Tabitha akan mengurus akta kematian, akta kematian dapat diserahkan kepada catatan sipil bila keluarga sudah melengkapi surat-surat untuk akta kematian. Harapan PPK Tabitha untuk menjadi Sobat Di Kala Duka memang sungguh dirasakan oleh orang-orang yang berduka sendiri karena mereka merasa terbantu dengan adanya petugas-petugas di PPK Tabitha. Saat ini, PPK Tabitha sudah melayani semua strata, tidak hanya orang yang miskin saja. Namun, mereka masih memiliki paket peti untuk orang yang tidak mampu, yaitu peti diakonia dan harganya lebih miring dibandingkan harga peti-peti yang lain.

Clipboard06 Clipboard04 Clipboard03 Clipboard02tabitha

Post a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>