Navigation Menu
Pondok Pesantren Al-Mizan

Pondok Pesantren Al-Mizan

Majalengka, Jawa Barat

  • Author: Binsar Pakpahan
  • Date Posted: Wednesday, November 11, 2015
  • Category:
  • Address: Komplek Pendidikan Pondok Pesantren Al-Mizan, Jalan Raya Timur No. 01/456, Cibolerang, Jatiwangi 45454, Majalengka, Jawa Barat.

Pondok Pesantren Al-Mizan berdiri sejak tahun 1998, di daerah Ciborelang, Jatiwangi, Majelengka, Jawa Barat. Berdirinya Pondok Pesantren Al-Mizan berawal dari keinginan luhur keluarga Haji Muhammad Kosim Fauzan dan istri untuk mengembangkan dakwah Islam sekaligus menjadi benteng umat dari kecenderungan materialisme di masayarakat, khususnya moral di kalangan generasi muda. Keinginan luhur tersebut semakin diperkuat dengan adanya Kiai Zaenal Muhyidin dan Kiai Maman Imanulhaq yang ikut serta menentukan eksistensi Pondok Pesantren Al-Mizan bahkan hingga terbentuknya sebuah lembaga pendidikan yang disebut Yayasan Al-Mizan Langen Sari. Untuk itu, H. Muhammad Kosim Fauzan, Kiai Zaenal Muhyidin, dan Kiai Maman Imanulhaq disebut sebagai Trimurti Yayasan Al-Mizan Langen Sari.

Pondok Pesantren Al-Mizan merupakan pondok psantren yang berbasis Nahdatul Ulama (NU) dengan ajaran Islam Ahlusunnah Waljamaah (ahli yang mengikuti kebiasaan dan perilaku Nabi Muhammad SAW, terutama sunnahnya). NU sendiri memiliki cara berpikir moderat yang dasar pemikirannya berasal dari Al-Quran dan Sunnah, tetapi tidak melupakan realitas dan konteks masa kini. Al-Mizan merupakan salah satu kosakata dari bahasa Arab yang artinya adalah “seimbang”. Pondok Pesantren Al-Mizan dinaungi oleh Yayasan Al-Mizan Langen Sari. Untuk itu, pendidikan di dalam Yayasan Al-Mizan Langen Sari mengkolaborasikan antara ilmu Al-Quran, Intelektual, IPTEK, dan moral, serta teori-teori dalam kemasan lembaga pendidikan yang setara dengan tetap berbasis pada nilai-nilai kepesantrenan, moralitas, dan kebangsaan.

Pondok Pesantren Al-Mizan hadir untuk mencerahkan para santri dalam memahami Islam sebagai energi bagi perubahan, perdamaian, dan kemanusiaan. Semuanya itu dilaksanakan demi terwujudnya sebuah tatanan masyarakat yang kritis dalam berpikir, terbuka dalam bersikap, berdaya dalam bermartabat, dan berkeadilan dalam tatanan kehidupan.

Pondok Pesantren Al-Mizan mendidik santri-santrinya untuk memiliki semangat membangun peradaban yang memanusiakan manusia. Pondok Pesantren Al-Mizan menjadi sebuah pesantren yang mengibarkan panji cinta sejati dan persaudaraan abadi bagi seluruh umat manusia. Demi mewujudkan hal tersebut, santri-santri sering dididik untuk menjadi umat Islam yang sejati dan bangsa Indoesia yang sejati. Santri-santri di sini selalu dibiasakan oleh dewan Kiai dan Ustadz untuk memiliki watak inklusif dan menjunjung tinggi pluralisme. Dialog dengan antar umat beragama, mengikuti pelatihan teknologi dan informasi (IT), serta memelihara silaturahmi antar pesantren lain menjadi bagian dari kegiatan-kegiatan satri di luar pondok. Selain itu, di dalam pondok, para santri dididik untuk menjadi pribadi yang disiplin, mandiri, dan istiqomah (setia pada kewajiban).

Pesantren adalah sebuah wadah berdakwah yang Rahmatan-Lil-Alamin (rahmat bagi seluruh alam) dengan mengajak tanpa mengejek, merangkul tanpa memukul, dan berargumen tanpa sentimen.” – KH. Maman Imanulhaq.

ALMIZAN4 ALMIZAN2 ALMIZAN3 ALMIZAN6 ALMIZAN1

Post a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>