Navigation Menu
PERCIK (Persemaian Cinta Kemanusiaan)

PERCIK (Persemaian Cinta Kemanusiaan)

Salatiga, Jawa Tengah

  • Author: Binsar Pakpahan
  • Date Posted: Wednesday, November 11, 2015
  • Category:
  • Address: Kampoeng Percik, Jalan Patimura Km.1, Dusun Turusan, Salatiga, Jawa Tengah

Percik (Persemaian Cinta Kemanusian) adalah lembaga independen yang didirikan untuk penelitian sosial, demokrasi dan keadilan sosial. Percik didirikan pada 1 Februari 1996 oleh 12 staf akademik UKSW yang keluar dari universitas tersebut karena menolak beberapa kebijakan dari pengurus yayasan. Lembaga Percik menjadi wadah baru untuk mewujudkan idealisme mereka mengenai masyarakat yang demokratis dan berkeadilan sosial.

Direktur Percik yang disebut dengan kepala kampung adalah pak Pradjarta. Beliau merupak salah satu dari 12 orang yang mendirikan Percik. Pak Pradjarta juga orang yang memberi ide mengenai tempat kerja atau kantor Percik. Lokasi Percik berada di tengah persawahan, dipenuhi pepohonan hijau dan akrab dengan alam. Tempat kerja ini diberi nama Kampoeng Percik. Para staf juga dipanggil dengan warga kampung, dan semua staf juga sangat akrab, jabatan tidak membuat batas atau jarak pada mereka. Di tempat ini setiap orang memiliki hak untuk mengungkapakan inspirasi merela. Di temapat ini adat istiadat Jawa dan kesederhanaan sangat dipertahankan. Di Kampoeng Percik terdapat lima rumah joglo yang menjadi tempat bekerja, aula dan perpustakaan.

Siapa saja boleh datang ke Percik untuk mengenal, belajar ataupun berkegiatan di kampung ini. Untuk perpustakaan Percik siapa pun boleh bergabung. Saat ini banyak mahasiswa yang bergabung menjadi member di perpustakaan Percik. Dilihat dari sisi kelengkapannya perpustakaan Percik cukup lengkap. Percik juga banyak menerbitkan buku-buku hasil penelitian dan seminar Internasional mereka. Dalam menerbitkan buku mereka banyak bekerja sama dengan tokoh-tokoh agama dan masyarakat. Tidak hanya belajar dari buku-buku yang ada di perpustakaan Percik tetapi banyak mahasiswa yang datang ke sini untuk mewawancarai staf Percik dalam hal politik dan sejarah. Beberapa staf Percik merupakan lulusan S-2 dari luar negeri khususnya Belanda. Sekarang juga ada beberapa staf Percik yang sedang menyelesaikan S-2 atau S-3 mereka.

Hal yang sangat menari dari Percik adalah jam kerja. Di sini tidak ada jam kerja yang mutlak. Semua orang memiliki kebebasan untuk datang dengan sesuka hati mereka, akan tetapi kebebasan ini tidak membuat mereka tidak bertanggung jawab. Mereka memang datang dengan sesuka hati mereka tidak jarang mereka bekerja hingga malam bahkan dini hari.

Percik mempunyai relasi yang sangat banyak sebagai LSM. Tidak hanya kerjasama dengan lembaga atau institusi yang ada di Indonesia, tetapi Percik juga mempunyai banyak relasi di luar negeri. Tidak jarang Percik kehadiran tamu penting baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Oleh karena banyaknya tamu Percik dari luar negeri, pemimpin lembaga ini membuat kebijakan untuk memberi kursus bahasa Inggris untuk para staf rumah tangga.

Saat ini Percik berdiri sebagai lembaga advokasi dan penelitian. Dari yang saya ketahui pada umumnya kegiatan Percik lebih banyak berjalan pada lintas iman. Program-program yang dimiliki Percik adalah pengembangan desa, Kata Hawa, Sobat (anak, muda dan dewasa), Fasilitator PBA (Pernikahan Beda Agama) dan lainnya. Selama saya di sini staf Percik lebih banyak melakukan penelitian-penelitian mengenai konflik-konflik agama yang ada di beberapa kabupaten di Jawa Tengah.  Hasil penelitian mereka dilampirkan ke dalam jurnal-jurnal dan kemungkinan besar jurnal ini akan mereka bukukan.

Saat ini juga Percik disibukkan dengan beberapa klien pasangan beda agama. Sebagai fasilitator, pada umumnya Percik sebagi tempat konsultasi dan sebagai lembaga penghubung pasangan kepada tokoh-tokoh agama dan mengurus dalam hal hukum seperti  catatan sipil. Dan banyak lagi kesibukan yang dilakukan Percik walaupun secara kasat mata mereka jarang terlihat di kantor.

percik4 percik3 percik2 percik1

Post a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>