Navigation Menu
Panti Kasih

Panti Kasih

Sukabumi, Jawa Barat

  • Author: Binsar Pakpahan
  • Date Posted: Thursday, December 3, 2015
  • Category:
  • Address: K.H.A. Sanusi 30, RT 002/RW 07, Kel. Gunung Puyuh, Kec. Gunung Puyuh, Sukabumi 43123

Badan Panti Kasih didirikan pada 5 september 1975  oleh GKI Sukabumi. Panti ini berdiri atas inisiatif dan kerinduan beberapa anggota jemaat GKI Sukabumi yang ingin menampung , merawat, dan memberi pelayanan kepada para lansia yang tidak memiliki keluarga atau kerabat. Namun seiring dengan berjalannya waktu, panti ini juga menerima para lansia yang masih memiliki keluarga yang karena beberapa alasan tidak bisa tinggal bersama mereka. Lembaga ini dipimpin oleh Badan Pengurus yang terdiri dari ketua, wakil, sekretaris, bendahara, dan seksi-seksi. Merekalah yang merancang program-program, mencari donatur, dan mengurus kepentingan-kepentingan lain demi kemajuan dan kebaikan Panti Kasih.

Saat ini Panti Kasih dihuni oleh dua puluh satu orang. Mereka ditempatkan di kamar yang dihuni oleh satu atau dua orang. Dalam kesehariannya, mereka dirawat dan dilayani oleh para perawat yang berjumlah enam orang, tiga perawat laki-laki mengurus opa-opa dan tiga perawat perempuan mengurus oma-oma. Selain mengurus opa dan oma, para perawat terutama laki-laki juga bertugas untuk membersihkan kamar dan aula, menyapu halaman, dan menjaga pintu gerbang. Di samping itu, panti ini juga mempekerjakan dua orang tukang masak, satu orang tukang cuci, dan satu orang supir. Tentu saja, para karyawan ini dipimpin oleh seorang ibu Asrama.

Setiap hari opa dan oma bangun pada pukul 05.00 untuk mandi. Untungnya panti memiliki fasilitas water heater (air panas) sehingga mereka tidak perlu takut kedinginan. Setelah mandi, ada beberapa di antara mereka yang berolahraga atau sekedar duduk-duduk di teras menikmati udara pagi. Sekitar pukul 06.45 mereka sarapan pagi. Biasanya, sebagian dari mereka yang masih sehat dan dapat berjalan akan berkumpul di meja makan. Namun,  bagi opa dan oma yang sakit atau yang tidak dapat berjalan, makanan akan diantar ke kamar mereka. Selain makan pagi, siang, dan malam, opa dan oma juga diberikan cemilan sesuai dengan kesehatan mereka. Biasanya cemilan itu akan diberikan dua setengah jam usai mereka makan. Terkadang cemilan itu didapat dari donatur.

Setelah selesai sarapan, opa dan oma akan berkumpul di aula untuk ibadah pagi. Biasanya, jam dimulainya ibadah tergantung pada siapa yang memimpin. Ada yang dimulai pada pukul 07.30, 08.15, bahkan 08.30. Para pemimpin ibadah tersebut adalah para penatua dan pendeta GKI Sukabumi. Namun, setiap jumat ibadah akan dipimpin oleh oma Marta, salah satu penghuni panti Kasih. Setelah itu, jika ibadah yang berdurasi tiga puluh menit itu telah usai, sebagian dari mereka akan berjemur untuk kesehatan tulang mereka. Seperti itulah rutinitas mereka sehari-hari.

Selain rutinitas di atas, kesehatan opa dan oma selalu diperiksa secara rutin oleh salah satu perawat. Tekanan darah mereka diukur dan dicatat pada buku khusus. Di samping itu, setiap tahun panti ini juga mendapat pelayanan dari Akademi Keperawatan Kota Sukabumi dalam rangka kuliah kerja.

Setiap Minggu opa dan oma turut dalam Kebaktian I.  Mereka akan tiba di gereja setengah jam sebelum ibadah dimulai. Tentu mereka akan ditemani oleh seorang perawat perempuan dan laki-laki. Namun, bagi opa dan oma yang bergereja lain, mereka akan dijemput dan diantar oleh anggota jemaat gereja tersebut. Selain kebaktian Minggu, beberapa opa dan oma juga ikut serta dalam Ibadah Lansia yang diadakan setiap Jumat.

Hari ulang tahun  penghuni Panti Kasih akan diadakan secara masal, dengan membuat tumpeng atau kue. Biasanya ulang tahun mereka dirayakan setiap Desember.

 

ega5 ega4 ega3 ega2 ega1

Post a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>