Navigation Menu
Igreja Protestante iha Timor Lorosa’e (IPTL) Klasis Leste

Igreja Protestante iha Timor Lorosa’e (IPTL) Klasis Leste

Baucau, Timor Leste

  • Author: Binsar Pakpahan
  • Date Posted: Monday, January 18, 2016
  • Category:
  • Address: Baucau, Timor Leste
  1. IPTL

IPTL adalah singkatan dari Igreja Protestante iha Timor Lorosa’e. IPTL ini merupakan kelanjutan dari Gereja Kristen Timor Timur (GKTT), yang pada zaman Indonesia turut menjadi bagian dari PGI. Namun namanya kemudian berganti, seiring dengan kemerdekaan negara Timor Leste. Pada mulanya, GKTT ini memiliki 13 buah klasis. Namun kemudian berkurang karena beberapa alasan, antara lain karena kurangnya tenaga pelayan. Kini, IPTL memiliki 5 buah klasis dan salah satu di antaranya ialah klasis leste yang terdiri dari 3 distrik, yakni Baucau, Lautem, dan Viqueque.

  1. Profesi Umat

Pada umumnya, umat di IPTL berprofesi sebagai petani. Profesi ini menuntut waktu yang banyak, bahkan terkadang umat harus rela bermalam di kebun atau sawahnya, guna menjaga hasil tanaman yang akan dipanen dari ancaman para pencuri. Bagi umat yang telah menjadi Kristen sepenuhnya, mereka memiliki sikap terbuka kepada pendeta. Sikap terbuka inipun disambut baik oleh pendeta di desa Buruma (distrik Baucau). Sang pendeta menyambut baik keterbukaan umat dengan cara berkunjung ke kebun umat, sembari membantu umat untuk melakukan kegiatan panen.

  1. Jemaat-jemaat di Klasis Leste

Selama menjalani kegiatan CP I, saya tinggal bersama ketua klasis leste di desa Buruma. Jemaat di tempat ini ialah jemaat IPTL “Maranatha”, Buruma yang pada tanggal 9 Juli 2015 genap berusia 36 tahun. Namun selama kegiatan CP I ini, saya juga mendapat kesempatan untuk mengunjungi jemaat-jemaat lain di ketiga distrik. Saat berkunjung ke jemaat-jemaat lain, saya menemukan tiga buah jemaat yang sedang melakukan pembangunan dan renovasi gedung gereja. Salah satunya ialah jemaat di wilayah Beacho. Saya sempat mengambil gambar dari umat di tempat ini yang sedang bekerjasama untuk membangun gedung gereja yang baru.

  1. Tantangan Pelayanan

Sama seperti gereja pada umumnya, IPTL juga berhadapan dengan tantangan pelayanannya sendiri. Selain tenaga pelayan yang kurang, jarak jemaat-jemaat yang berjauhan dan medan pelayanan yang kurang baik menjadi tantangan tersendiri bagi IPTL. Untuk mencapai rumah umat pun, terkadang para pelayan harus siap melewati pematang sawah dan jarak yang cukup jauh. Namun syukurlah, karena sampai saat ini pelayanan IPTL tidak kalah dengan tantangan pelayanan yang ada.

20150715_172950iptlk1 20150603_114723

Post a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>