Navigation Menu
Igreja Protestante iha Timor Lorosae (IPTL) Betania Aileu

Igreja Protestante iha Timor Lorosae (IPTL) Betania Aileu

Aileu, Timor Leste

  • Author: Binsar Pakpahan
  • Date Posted: Monday, January 18, 2016
  • Category:
  • Address: Distrik Aileu, Timor Leste

“This place is nothing more than barren wasteland.” Kalimat ini yang muncul di pikiran saya pertama kali ketika sampai di Timor Leste. Betapa tidak, cuaca yang panas menyengat dan debu yang tebal menyambut saya ketika saya pertama kali menginjakkan kaki di bandara internasional Presidente Nicolau Lobato Dili. Ditambah dengan langit yang cerah tanpa ada awan, membuat keringat saya menjadi semakin bercucuran. Saya belum menyadari, bahwa ‘there is more than meets the eye’ di negara yang pernah menjadi bagian dari Indonesia dan memisahkan diri pada tahun 1999.

Saya ditempatkan di sebuah Distrik (kabupaten dalam pengertian Indonesia) Aileu, sebuah daerah yang berada di tengah pegunungan yang berjarak sekitar 47 kilometer dari ibukota Dili. Walaupun dipisahkan oleh jarak yang tidak begitu jauh, keadaan 2 kota ini begitu berbeda. Dili, sebagai ibukota tentu saja memiliki keadaan yang jauh lebih maju dari Aileu, dan karena dekat dengan laut, tentu saja udaranya panas. Aileu sendiri merupakan daerah yang subur karena berada di daerah pegunungan. Selain itu Aileu juga memiliki udara yang dingin. Udara yang dingin ini berbeda sekali dengan pandangan saya di Timor Leste. Saya mengira pada awalnya semua Timor Leste ini memiliki udara yang panas dan kekeringan melanda di mana-mana. Akan tetapi saya berada di daerah subur, di mana air, pertanian, perkebunan sayur dan kopi merupakan pemandangan yang wajar dan normal.

Timor Leste adalah negara yang hampir 90% penduduknya menganut agama Katolik, sehingga gereja sangat mudah di jumpai di Timor Leste, dan tidak terkecuali di Aileu. Gereja tempat saya CP adalah Igreja Protestante iha Timor Lorosae/IPTL (Gereja Protestan ada di Timor Leste) atau ketika zaman Indonesia bernama Gereja Kristen Timor Timur Jemaat Betania Aileu. Saya tinggal bersama dengan keluarga pendeta yang melayani di gereja.

Gereja tempat saya menjalani CP ini bukanlah gereja yang besar. Bisa dibilang bahkan sebagai gereja yang sangat sederhana. Pada hari minggu, jemaat yang datang ke gereja tidak lebih dari 20 orang. Bahkan seringkali dibawah 15 orang. Orang-orang Kristen merupakan minoritas apabila dibandingkan dengan saudara-saudaranya yang beragama Katolik. Akan tetapi walaupun sedikit, hal tersebut tidak mengurangi semangat jemaat untuk datang ke gereja. Jemaat rela datang dan berjalan kali berkilo-kilometer setiap minggunya demi datang ke gereja. Mereka beribadah dengan sungguh-sungguh, dan selalu bersukacita di dalam Tuhan. Hal ini sudah sangat jarang ditemukan di gereja-gereja perkotaan, di mana jemaat datang ke gereja hanya karena merupakan rutinitas dan hatinya berada di tempat lain.

Selama saya di sini, saya sudah berkeliling ke banyak gereja IPTL, baik itu berada di daerah Aileu sampai ke daerah lain seperti di distrik Same dan Suai. Setiap saya datang ke daerah yang baru, saya melihat adanya suatu sukacita dan kebahagiaan di dalamnya. Mereka tidak terlalu membutuhkan teknologi dan kemudahan lainnya yang ditawarkan oleh kota-kota besar, akan tetapi rasa kekeluargaan dan persaudaraan. Saya disambut dan dianggap saudara oleh masyarakat. Mereka mau dan rela memberi dalam segala kekurangannya. Walaupun mereka terlihat kekurangan dan kesulitan dalam hidupnya, jemaat IPTL adalah orang-orang yang bersukacita di dalam Tuhan.

Mereka mempunyai banyak hal yang  mungkin banyak orang lain yang tinggal di daerah yang dianggap lebih baik punya. Ada banyak hal yang harus dialami secara langsung dan lama, dan tidak dinilai berdasarkan pemahaman pribadi dan pertama kali. Sebuah komunitas Kristus yang penuh cinta kasih dan sukacita.

IMG_20150711_103446 IMG_20150607_110312 IMG_20150531_105828 IMG_20150726_121942 IMG_20150711_103914

Post a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>