Navigation Menu
Arus Pelangi

Arus Pelangi

Jakarta Selatan, DKI Jakarta

  • Author: Binsar Pakpahan
  • Date Posted: Tuesday, November 10, 2015
  • Category:
  • Address: Jalan Tebet Timur IIIA No. 30, Jakarta Selatan

Berbeda dengan Amerika Serikat yang sudah terbuka dengan isu-isu mengenai LGBT, di Indonesia masih sangat tabu ketika membicarakan mengenai LGBT. Meskipun sebenarnya LGBT sudah ada di Indonesia sejak lama, bahkan pada masa penjajahan dulu. Terdapat beberapa lembaga yang menangani mengenai isu-isu LGBT ini, salah satunya ada GAYa NUSANTARA, Metamorfosa, dan Arus Pelangi

Arus pelangi merupakan lembaga yang menangani dan konsentrasi terhadap isu LGBT. Arus Pelangi yang berlokasikan di Jl. Tebet Timur IIIA nomor 30 ini sudah berdiri pada tahun 2006 yang didirikan oleh Sembilan orang pendiri dan semakin lama semakin berkembang dengan program-program yang diberikan. Arus Pelangi sendiri sudah empat kali mengalami perpindahan kantor, hal itu disebabkan karena keamanan yang tidak mendukung teman-teman LGBT. Arus Pelangi dibuatĀ  karena dasar perihatin para pendiri yang melihat bahwa tidak ada lembaga yang fokus memperhatikan LGBT, banyak lembaga yang menangani kasus anak dan perempuan akan tetapi tidak dengan LGBT. Arus Pelangi memiliki empat pilar sebagai tugas utama mereka yaitu Advokasi, Kampanye, Pendidikan, dan Pengorganisasian.

Arus Pelangi ini merupakan lembaga non profit non pemerintah yang perkumpulannya berbasis anggota. Arus Pelangi ini menganut prinsip independen, menolak bully, anti kekerasan, anti diskriminasi, kesetaraan gender, dan beberapa hal lainnya. Lembaga ini juga memiliki visi misi yaitu, terwujudnya tatanan masyarakat yang memiliki nilai pada kesetaraan gender, menghormati dan memahami teman-teman di komunitas LGBT, dan tidak melakukan kekerasan terhadapat LGBT.

Arus Pelangi memiliki banyak kegiatan yang diselenggarakan seperti misalnya work shop, pelatihan, dan juga Rumah Belajar Pelangi. Rumah Belajar Pelangi sendiri bisa dibilang sebagai sekolahnya orang-orang yang belum tahu mengenai LGBT, sehingga dalam proses di Rumah Belajar Pelangi ini akan dijelaskan dan diberikan pelajaran baik mengenai SOGIE, HAM, ataupun mengenai Hukum-hukum yang digunakan dalam kasus LGBT. Pelajaran-pelajaran tersebut merupakan dasar untuk mengenal LGBT.

Struktur organisasi yang ada di Arus Pelangi terdiri atas Sembilan pendiri, Ketua Badan Pengawas, Ketua Arus Pelangi, Bendahara, Sekertaris Umum, dan Koor. Program. Jam oprasional untuk para staf di Arus Pelangi ini ialah jam sepuluh pagi sampai dengan jam lima sore, meskipun terkadang ketika ada kegiatan mereka harus datang lebih dulu dan pulang larut malam. Di Arus Pelangi rata-rata para stafnya memiliki kemampuan berbahasa asing (Inggris) sangat fasih, hal itu disebabkan karena banyaknya kegiatan yang diikuti oleh mereka tidak hanya di Indonesia tetapi di luar Indonesia.

Arus Pelangi terbuka dengan orang baru yang ingin mengenal LGBT, akan tetapi Arus Pelangi ini sangat ketat mengenai keamanan kantor mereka. Setiap hari kantor Arus Pelangi dalam keadaan terkunci rapat oleh gembok, hal itu disebabkan keamanan yang ketat. Setiap orang yang ingin ke Arus Pelangi jika pihak luar harus melapor terlebih dahulu jika ingin mengunjungi kantor, dan jika staf harus memiliki kunci sendiri atau harus membunyikan lonceng/bel untuk masuk ke Arus Pelangi. Hal itu disebabkan karena lingkungan yang masih tabu dengan isu-isu LGBT. Ketakutan teman-teman di Arus Pelangi terhadap masyarakat yang masih belum terima mengenai LGBT, khawatir akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Arus Pelangi sendiri bekerja sama dengan lembaga-lembaga LGBT lainnya, seperti misalnya SWARA, GAYa NUSANTARA, PLUS, dan lembaga LGBT lainnya. Arus pelangi sendiri cukup terkenal di kalangan komunitas LGBT.

Clipboard14 Clipboard15 Clipboard18 Clipboard16 Clipboard17

Post a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>